Kencangnya laju bisnis e-commerce di Indonesia memang tak dipungkiri menimbulkan banyak peluang baru bagi pegiatnya. Meski demikian, bagi perusahaan yang bisnisnya juga di dunia pemasaran yang mengandalkan relasi orang perorang, seperti bisnis pemasaran berjenjang, e-commerce menjadi pesaing tersendiri. Itu juga yang dialami oleh PT Citra Nusa Insan Cemerlang (CNI) yang menggeluti bisnis pemasaran berjenjang (MLM).
Kehadiran e-commerce dengan berbagai produk yang ditawarkan melalui dunia maya menjadi sebuah ancaman tersendiri. Toh meski demikian, salah satu perusahaan MLM terbesar di Indonesia itu telah siap menghadapinya. Bahkan, lebih jauh lagi, mereka merangkul sistem e-commerce agar dapat mengakselerasi pertumbuhan CNI.
CNI telah 2,5 tahun mempersiapkan platform belanja online melalui www.geraicni.com dan juga lewat aplikasinya di iOS dan Android. “Penjualan melalui e-commerce sedang bertumbuh, sehingga hal ini memberikan kesempatan kepada CNI untuk turut terjun melalui Gerai CNI demi merebut pangsa pasar melalui media online. Dengan www.geraicni.com, akan memudahkan anggota CNI dan konsumen mengakses informasi produk-produk CNI secara detil dan berbelanja online,” di jelaskan Mas Niko ketika ditemui di acara Gathering di Burger King, Pasar Festival Rasuna Said. Jakarta Sekatan
Selain melalui penjualan online, CNI yang kini memiliki 100 ribu anggota itu semakin selektif memilih anggota yang akan bergabung. Caranya dengan meningkatkan biaya pendaftaran melalui pembelian produk senilai Rp 5 juta. “Memang dulu dengan beberapa ratus ribu rupiah bisa menjadi anggota CNI. Tapi sekarang kami mau semakin fokus menyasar orang yang memang niat kuat berbisnis melalui CNI, bukan hanya memakai produk CNI. Dengan nilai itu pun kini lebih banyak bonus yang didapat anggota, jadi valuenya justru lebih besar,” ujarnya. Biaya ini pun berlaku bagi anggota yang berniat memperpanjang keanggotaannya. Tujuannya sama, yakni meningkatkan kualitas anggota CNI. Dengan sistem e-commerce yang diterapkan itu CNI yang kini 80% produknya merupakan konten lokal, juga berniat menyasar segmen yang lebih muda. “ Tak dipungkiri segmen muda terus berkembang. Nah kami hendak menyasar ke sana juga. Jadi dengan digital ini orang akan lebih cepat bergabung dan proses pembelanjaannya pun lebih cepat
Social Media tentunya sudah tidak asing lagi bukan? Jika Anda perhatikan, hampir semua orang khususnya di Indonesia memiliki akun social media yang mereka pilih dan tidak mungkin tidak ada yang memiliki 3 (tiga) akun penting yang sudah menjadi kebutuhan yaitu Facebook, Twitter, dan Instagram. kini sosial media tidak hanya menjadi sarana untuk bersosialisasi saja, namun sosial media kini juga banyak di gunakan sebagai sarana untuk pemasaran. Inti dari pemasaran secara online baik melalui sebuah blog ataupun social media adalah KONTEN. Dengan memanfaatkan kekuatan konten dan social media, akan dapat membantu untuk meningkatkan audiens dan pelanggan Anda. Tapi, tanpa sebuah pengalaman maupun wawasan tentunya akan sangat susah dan harus melakukan trial dan error (uji coba) terus menerus sampai menemukan satu titik cara terbaik menggabungkan konten dengan social media
1: MENDENGARKAN
Mendengarkan adalah hal yang
paling utama dan wajib bagi Anda yang ingin sukses memasarkan produk
atau jasa dengan social media. Ketika Anda bergabung dalam sebuah media
sosial, amati terlebih dahulu apa yang menjadi pembicaraan dan apa yang
menjadi target audiens Anda. Setelah itu ajak audiens bergabung untuk
berdiskusi tentang yang penting bagi mereka. Setelah memahami target
audiens Anda baru membuat konten yang mampu membuat terjadinya interaksi
dua arah. Dengan begitu Anda mendapatkan nilai tambah di audiens.
Fokus berbicara tentang menjadi
expert (pakar) di bidang tertentu. Seseorang yang sangat berfokus pada
media sosial dengan konten strategi marketing yang dimiliki biasanya
mampu membangun dan memiliki brand yang kuat. Dengan begitu, Anda
memiliki peluang lebih baik untuk berhasil menjadi seorang influence
yang mampu menyusun strategi pemasaran dengan berbagai hal kepada semua
orang.
3: KUALITAS
Kualitas mengalahkan Kuantitas. Lebih
baik memiliki 500 koneksi online yang membaca, berbagi dan berbicara
tentang Anda maupun konten Anda daripada memiliki 500.000 koneksi yang
hanya diam dan memperhatikan Anda. Jadi miliki kualitas konten terlebih
dahulu.
Pemasaran dengan media sosial tidak akan mungkin terjadi dalam semalam. Karena pada intinya social media adalah media untuk bersosialisasi bukan untuk berjualan ataupun memasarkan produk atau jasa Anda. Karena itu setelah Kualitas di no 3 dijalankan, maka Anda harus menjalankan kesabaran di 4 ini yang dimana Anda harus memiliki komitmen untuk jangka panjang dalam mencapai keberhasilan.
5: PENGGABUNGAN
Dengan melakukan penggabungan antara
berbagi dan berdiskusi (komunikasi dua arah) secara tidak langsung Anda
membuka pintu masuk yang baru untuk mesin pencari seperti Google &
BING. Dengan begitu Anda memiliki kesempatan besar untuk menambah
audiens yang bukan hanya dalam social media melainkan audiens yang
sedang mencari di search engine dengan kata kunci tertentu.
Dalam dunia media sosial, Anda tidak
dapat berkembang dengan sendiri. Luangkan sedikit waktu Anda untuk
mencari influencer secara online yang memiliki target market yang
berkualitas dan cenderung tertarik pada produk, jasa dan bisnis Anda.
Setelah itu jalin hubungan mereka.
Jangan pernah langsung berjualan ataupun
menghabiskan seluruh waktu Anda untuk langsung mempromosikan produk
atau jasa Anda. Karena itu membuat orang akan langsung berhenti
mengikuti atau mendengarkan Anda. Anda harus memiliki VALUE (Nilai)
dalam sebuah komunikasi. Buat sebuah konten yang luar biasa. Setelah itu
bangun hubungan dengan influencer secara online. Jika sudah dilakukan
dengan benar, orang-orang akan menjadi pemasar yang tangguh dengan
sendirinya yang memanfaatkan sistem word of mouth untuk produk, jasa atau bisnis Anda.
Membangun hubungan adalah salah satu
bagian paling penting dari keberhasilan di media sosial. Jadi selalu
berusaha untuk menyadari keberadaan mereka dan hargai mereka yang sudah
bergabung atau memperhatikan Anda.
Kesalahan pengguna media sosial adalah
hanya memanfaatkan untuk melakukan postingan konten tanpa aktif
menggunakan media sosial. Anda harus terus berpartisipasi dalam sebuah
komunikasi sambil mempublish konten Anda. Ingat kembali bahwa media
sosial adalah untuk bersosialisasi. Dengan begitu audiens Anda bisa
berubah dan mereka tidak akan ragu untuk menggantikan Anda atau
meninggalkan Anda jika Anda menghilang selama beberapa minggu atau
bulan.
Anda tidak dapat mengharapkan orang lain
untuk membagikan konten Anda dan berbicara tentang Anda kepada
teman-temannya jika Anda tidak melakukan hal yang sama untuk mereka.
Jadi, sebagian dari waktu yang Anda gunakan di media sosial harus
difokuskan pada hal berbagi (share) dan berbicara tentang konten yang diterbitkan oleh orang lain (sharing).







0 komentar:
Post a Comment