Home » » Bambang Soesatyo: pencopotan Komjen Budi Waseso, misteri.

Bambang Soesatyo: pencopotan Komjen Budi Waseso, misteri.

Bambang Soesatyo

Jakarta - Anggota DPR Komisi III, Bambang Soesatyo menilai pencopotan Komjen Budi Waseso sebagai Kepala Bareskrim Polri menjadi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) masih menyisakan misteri.

Karena menurut dia, reaksi berlebihan istana dalam kasus PT Pelindo II tampaknya berpuncak pada pergeseran jabatan dua perwira tinggi Mabes Polri baru-baru ini yakni Komjen Anang Iskandar ditugaskan menjadi Kepala Bareskrim Polri menggantikan Buwas (Budi Waseso).

"Istana sudah mempertontonkan ketidakwajaran dan keanehan di jagad hukum dan perpolitikan negeri ini. Ketidakwajaran dan keanehan itulah yang akan didalami oleh Panitia Khusus (Pansus) DPR untuk kasus Pelindo II," katanya di Jakarta, Minggu (13/9/2015).

Ia mengatakan salah besar jika keanehan dan ketidakwajaran itu didiamkan atau tidak diselidiki. Benar bahwa Polri telah melakukan penyelidikan atas ketidakwajaran pembelian 10 unit mobile crane (pemindah kontainer) oleh manajemen Pelindo II dan dugaan kasus pencucian uang.

"Tetapi ketidakwajaran sikap beberapa pejabat pemerintah dan Dirut Pelindo II RJ Lino harus juga diselidiki," ujarnya.

Selain itu, kata Bambang, keanehan proses yang melatarbelakangi perpanjangan kontrak pengelolaan Jakarta International Container Terminal (JICT) oleh Hutchinson Port Holding (HPH) juga perlu diselidiki. "Karena negara merugi triliunan rupiah jika kontrak itu dijalankan," jelas dia.

Politisi Partai Golkar ini menjelaskan, keanehan yang menyelimuti kasus PT Pelindo II terjadi hadirnya atau intervensi politik kekuasaan. Maka, DPR yang berwenang merespons ketidakwajaran perilaku penguasa itu.

Menurut dia, hanya DPR yang memiliki kekuasaan untuk bertanya kepada Presiden, Wakil Presiden, Menteri PPN/Kepala Bapenas Sofyan Djalil dan Menteri BUMN Rini Soemarno atas cara mereka menyikapi penggeledahan kantor Pelindo II itu.

"Bisa dipastikan bahwa institusi penegak hukum tidak mungkin mempertanyakan alasan sejumlah pejabat pemerintah bersikap berlebihan atas penggeledahan kantor PT Pelindo II oleh Bareskrim Mabes Polri. Dari deskripsi masalah seperti itu, syarat bagi tampilnya Pansus sudah terpenuhi," tandasnya.

0 komentar:

Post a Comment